Skip to main content

14 Cara Mudah Mengetahui Masa Subur Pada Wanita

14 Cara Mudah Mengetahui Masa Subur Pada Wanita
14 Cara Mudah Mengetahui Masa Subur - ovulasi merupakan proses pelepasan telur yang telah matang dari dalam rahim untuk kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk dibuahi. Proses ini biasanya terjadi pada hari pertama siklus menstruasi atau  14 hari sebelum haid berikutnya. Rata-rata dalam setiap siklus menstruasi, satu atau beberapa sel telur akan tumbuh dan matang.

Masa subur seorang wanita hanya berlangsung selama 24 - 43 jam, sedangkan kemampuan spe**a untuk membuahi sel telur diperkirakan sekitar 48 - 72 jam. Kemampuan terbaik sel telur untuk dibuahi oleh spe**a adalah pada saat jam-jam pertama setelah pelepasan, begitu pula sebaliknya.

Jika anda menghendaki kehamilan, waktu terbaik untuk berhubungan adalah 1-2 hari sebelum ovulasi dan pada saat terjadinya ovulasi, masa ini merupakan waktu terbaik untuk terjadinya pembuahan sehingga memaksimalkan kesempatan anda untuk hamil.

Proses ovulasi dimulai dari dilepaskannya sebuah hormon dari dalam otak yang disebut dengan Luteinizing hormone (LH). Kadar hormon ini meningkat secara drastis didalam darah dan urin sesaat sebelum ovulasi.

Berikut ini beberapa cara untuk mengetahui kapan terjadinya masa subur :

14 Cara mengetahui masa subur pada wanita:

1. Sistem kalender
Masa subur atau kapan terjadinya ovulasi dapat diketahui dengan perhitungan yang berpedoman pada siklus menstruasi seseorang, biasanya titik puncak kesuburan terjadi pada hari ke 14 sebelum masa menstruasi berikutnya.

Namun karena biasanya tanggal menstruasi berikutnya seringkali tidak pasti, maka terjadinya ovulasi diperkirakan terjadi 3 - 5 hari sebelum dan sesudah hari ke 14 tersebut.

2. Menghitung masa subur (jika siklus haid normal/teratur)
Siklus menstruasi dikatakan teratur dan normal apabila berkisar antara 28 - 35 hari. Seseorang yang mempunyai siklus mens teratur, maka masa subur atau masa ovulasi berlangsung pada hari ke 14 - 1 sampai ke 14 + 1, artinya masa ovulasi terjadi pada hari ke 13 - 15 sebelum tanggal haid berikutnya.

Masa subur/Ovulasi = n + (14+1)

Dengan n = tanggal haid terakhir

Contoh :
apabila hari terakhir haid anda jatuh pada tanggal 2 maka masa ovulasi jatuh pada tanggal 15 - 17

3. Menghitung masa subur (jika siklus haid tidak teratur)
Jika siklus haid tidak teratur dapat dihitung dengan menggunakan data siklus menstruasi selama 6 bulan (6 siklus). Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus menstruasi dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur.

Sedangkan jumlah hari terpanjang selama 6 kali siklus menstruasi dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur. Jadi masa ovulasi untuk siklus haid tidak teratur dapat dirumuskan :

Masa subur/ovulasi = a - 18 dan b -11

Dengan a = siklus terpendek, dan b = siklus terpanjang

Contoh : 
apabila seorang wanita mempunyai siklus terpendek 28 hari dan siklus terpanjang 32 hari, maka ovulasi jatuh pada hari ke 10 sampai 21 dari hari pertama menstruasi

4.Mengukur suhu tubuh basal
Salah satu cara untuk mengetahui apakah anda sedang subur atau tidak adalah dengen mencatat body basal temperatur (BBT) anda. Ini adalah ketika tubuh anda sedang beristirahat, tidak sedang sakit, tetapi terjadi peningkatan dari biasanya, Suhu normal tubuh berkisar antara 35,5 - 36 derajat celcius.

Pada waktu ovulasi terjadi, suhu tubuh akan naik hingga 37 - 38 derajat celcius, suhu tubuh yang tinggi ini akan terjadi selama 3 - 4 hari, dan akan kembali menurun sekitar 2 derajat seiring menurunnya kadar produksi hormon progesteron.

Sebaiknya pengukuran ini dilakukan pada pagi hari sebelum beraktivitas, lakukan pengukuran ini setiap hari pada jam yang sama selama tiga bulan, agar lebih akurat gunakan termometer yang dimasukkan ke dalam mulut.

5. Mengukur kekentalan lendir miss V
Saat anda mendekati masa ovulasi cairan miss V akan berwana lebih jernih, seperti putih telur, cair bersifat lentur, licin tidak terputus jika dipegang dan lengket seperti agar-agar. Pemeriksaan ini bisa dilakukan sendiri di rumah, tetapi harus dilakukan setiap hari agar hasilnya akurat.

Untuk lebih akuratnya, lendir ini bisa diperiksa oleh ahlinya, pada objek gelas di bawa mikroskop. Lendir yang terjadi pada masa subur akan terlihat berbentuk seperti daun pakis.

6. Muncul rasa nyeri pada perut bagian bawah
Adanya rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah berupa rasa nyeri yang berlangsung beberapa menit hingga beberpa jam.

7. Muncul perasaan sangat bergairah
Penelitian menunjukkan bahwa perempuan lebih sering berhubungan di sekitar waktu mereka mencapai puncak masa subur, ketika hormon lutein-nya tinggi. Hal ini biasa terjadi sekitar beberapa hari sebelum masa puncak ovulasi.

8. Perubahan posisi leher rahim
Posisi leher rahim mengalami sedikit perubahan saat masa ovulasi mendekat, untuk mengeceknya selipkan jari anda yang bersih kedalam miss V dengan arah lurus, jika tidak sedangan dalam masa ovulasi, maka anda seharusnya bisa merasakan ujung leher rahim (jika teraba akan terasa seperti bagian ujung bawah hidung), namun jika anda dalam masa ovulasi baigan tersebut akan lebih tinggi dan sulit terjangkau.

9. Pay****a terasa empuk/melunak
Tubuh kita akan memberlakukan masa ovulasi seperti sedang bersiap untuk kehamilan, jadi hormon kehamilan menumpuk dimasa ini, karena itu pula saat masa ovulasi pay****a akan terasa sedikit empuk dan melunak.

10. Timbul flek dan rasa sakit
Sekitar 20% perempuan akan mengalami mittel-schmerz, yakni ketika telur keluar dari folikelnya dan menyebabkan kram disalah satu bagian bawah perut. Anda juga akan melihat warna kemerahan di cairan miss V, yang menempel pada celana dalam (berupa flek-flek merah kecoklatan).

Baca juga: Apa sih penyebab wanita jadi tidak subur?

11. Perut terasa kembung
Ini terjadi akibat pada saat masa ovulasi tubuh menyimpan retensi air.

12. Peningkatan fungsi indra dan energi
Banyak perempuan yang melaporkan penigkatan fungsi indra seperti (penglihatan, penciuman, dan perasa) di sekitar masa subur dan mengalami peningkatan energi menjelang masa ovulasi.

13. Menggunakan alat tes ovulasi
Alat tes ini bekerja seperti alat tes kehamilan, dilakukan dengan mencelupkan alat tes ke dalam urin sesuai batas yang ditentukan untuk mengecek hormon lutein, yang meningkat sesaat sebelum anda berovulasi, sebaiknya gunakan urin pertama dipagi hari, kurangi asupan cairan selama dua jam sebelum melakukan tes karena bisa mempengaruhi untuk mendapatkan hasil yang akurat.

14. Pemeriksaan dengan USG
Cara ini biasa dilakukan apabila siklus mensrtuasi tidak lancar, pemeriksaan dilakukan secara berturut-turut selama 2 - 3 hari untuk melihat kelenjar telur, pekembangan terjadinya sel telur sampai sel telur tesebut matang dan hendak keluar.

Sekian 14 Cara Mudah Mengetahui Masa Subur ini , kurang lebihnya mohon maaf  semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu anda semua, terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar