Skip to main content

6 Jenis Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil

6 Jenis Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil
6 Jenis Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil -  makanan adalah hal yang sangat penting bagi kesehatan terutama bagi anda yang sedang hamil, pada kehamilan makanan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan janin, oleh karena itu mengetahui jenis makanan yang baik dan sehat sangatlah penting, dengan begitu anda akan lebih mudah menjaga kesehatan diri anda dan janin pada kandungan anda, berikut adalah jenis makanan sehat untuk anda yang sedang hamil.


6 Jenis Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil:

1. Air mineral
Air mineral yang sehat merupakan unsur penting yang bermanfaat untuk mengantar nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi kepada janin yang ada di dalam kandungan. Jika anda kurang minum dapat menyebabkan bayi lahir lebih awal atau prematur. Dengan minum cukup air juga dapat mencegah hemoroid, konstipasi, pembengkakan berlebihan, dan infeksi kandung kemih.

Selama masa kehamilan, Anda disarankan untuk mengonsumsi air mineral kurang lebih 2,5 liter (setara dengan 10 gelas) air dalam sehari. Cairan ini juga bisa didapatkan dari makanan lain seperti buah dengan kadar air yang tinggi, jus, atau susu. Namun perlu anda ingat bahwa beberapa minuman seperti minuman ringan dengan kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi atau kenaikan berat badan.

2. Sayur-sayuran dan buah-buahan
Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah jenis komponen utama pola makan sehat bagi ibu yang sedang hamil. Disarankan bagi anda untuk mengonsumsi setidaknya lima porsi sayur-sayuran dan buah-buahan berbeda tiap harinya untuk mendapatkan aneka vitamin, mineral, serta serat. dibawah ini adalah beberapa contoh sayur-sayuran dan buah-buahan yang dianjurkan untuk dikonsumsi secara teratur bagi anda yang sedang hamil :
  • Alpukat, 1 buah alpukat dengan ukuran sedang. mengandung asam folat, vitamin C, vitamin B6, potasium, dan serat. alpukat juga kaya dengan asam lemak tidak jenuh tunggal yang dibutuhkan untuk pembentukan sel syaraf, mata, dan otak bayi yang di dalam kandungan.
  • Brokoli, 100 gram atau satu gelas jus. Mengandung asam folat dan kalsium yang berguna untuk perkembangan tulang bayi.
  • Kacang merah, 200 gram atau satu sendok makan. mengadung zat besi, antioksidan, protein, dan bermanfaat untuk perkembangan kognitif bayi.
  • Pisang, 1 buah pisang ukuran sedang. Mengandung potasium dan vitamin B6 yang dibutuhkan untuk kelancaran metabolisme tubuh anda saat sedang hamil.
  • Kacang edamame (kedelai jepang), sebanyak 2,5 sendok makan. anda dapat mengkonsumsi nya sebagai camilan yang kaya dengan asam folat, zat besi, protein, kalsium, vitamin A dan B.
  • Apel, 1 buah apel mengandung vitamin C dan serat yang dapat mencegah sembelit dan membantu menurunkan tingkat kolesterol anda saat sedang hamil.
  • Wortel, 2 buah wortel mengandung vitamin A untuk pembentukan mata dan tulang bayi.

Variasikan makanan anda, agar anda mendapat hasil yang maksimal bagi tubuh anda dan janin dalam kandungan anda.

3. Daging tanpa lemak, ikan, dan telur
Daging, ikan dan telur adalah kelompok makanan kaya protein yang sangat penting untuk pertumbuhan bayi anda, terutama pada usia enam bulan pertama dalam kandungan. Anda dapat merancang menu harian dengan menyertakan bahan-bahan makanan seperti dibawah ini :
  • Daging ayam, 1 potong daging ayam, tanpa kulit, terutama pada bagian dada yang rendah lemak dan kolesterol. Berperan penting dalam pembentukan janin, otot, dan kelancaran metabolisme tubuh.
  • Daging sapi, 35 gram atau 1 potong daging sapi. mengandung protein untuk pembentukan struktur tulang, sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko bayi mengalami kelahiran prematur.
  • Telur, 1 butir telur mengandung protein, lemak, kolin, dan omega 3 yang penting untuk  perkembangan sel-sel otak dan penglihatan bayi.
  • Ikan tuna, 3 potong atau 300 gram ikan tuna perminggu. dapat melengkapi kebutuhan omega 3 yang penting untuk pembentukan otak janin.
  • Ikan salmon, 40 gram atau 1 potong ikan salmon mengandung omega 3 dan DHA yang penting untuk perkembangan otak janin.
Namun perlu diketahui kelompok makanan ini harus dibatasi dan dipersiapkan dengan cermat agar tidak membahayakan bayi yang ada dalam kandungan. Ikan yang mengandung merkuri tingkat tinggi dapat memicu sel kanker pada janin.

Pada ibu hamil juga sebaiknya tidak mengonsumsi ikan mentah untuk menghindari kontaminasi bakteri.

Seafood (makanan laut) yang sudah tidak segar juga berisiko mengandung bakteri, zat arsenik, dan parasit yang dapat memicu keracunan. Ibu yang sedang mengandung sebaiknya cukup mengonsumsi dua porsi ikan perminggunya.

4. Makanan sumber karbohidrat
Selain nasi, ibu hamil perlu memenuhi kebutuhan karbohidrat untuk mendapatkan energi untuk menjaga kesehatannya dengan bahan makanan seperti dibawah ini :
  • Kentang, sebagai sumber karbohidrat, vitamin, dan mineral.
  • Sereal, sebagai sumber karbohidrat yang kaya serat, asam folat yang penting untuk pertumbuhan janin.
  • Oatmeal, kaya dengan serat, vitamin B, zat besi, dan potasium.
Karbohidrat juga bisa didapatkan dari aneka pasta, jagung, dan roti. Anda juga dapat mengonsumsi karbohidrat kompleks yang kaya dengan serat dan membutuhkan proses penguraian lebih panjang sebelum diserap tubuh. Selain buah-buahan dan sayur-sayuran, karbohidrat kompleks juga terkandung di dalam beras merah dan biji-bijian utuh.

5. Susu dan produk turunannya
Kebutuhan kalsium dan nutrisi untuk pembentukan tulang bayi dapat dipenuhi dengan mengonsumsi susu dan produk turunannya seperti dibawah ini :
  • Susu rendah lemak.
  • Keju: mozzarella, krim keju, feta.
  • Susu kedelai.
  • Tahu dan tempe.
  • Sarden atau jus jeruk dapat dikonsumsi sebagai pengganti jika Anda mengalami alergi terhadap produk-produk olahan susu.
  • Suplemen
Meskipun anda sudah mengonsumsi berbagai jenis makanan, mungkin saja Anda masih  melewatkan nutrisi tertentu. Suplemen vitamin barangkali dibutuhkan untuk mencukupinya. Namun Anda perlu mengkonsultasikannya terlebih dulu kepada dokter sebelum mengkonsumsinya.

6. Camilan sehat
Ibu yang sedang hamil akan sering merasa lapar sepanjang waktu, sangat penting untuk memerhatikan camilan yang Anda konsumsi di sela-sela waktu selain makanan utama. Hindari makanan ringan dengan kadar garam dan gula tinggi yang banyak terdapat dalam makanan kemasan, konsumsilah camilan yang sehat seperti salad, ubi manis, kacang mede, roti gandum, jagung, dan pisang rebus.

Demikian artikel jenis makanan sehat untuk ibu hamil ini, bagikan jika bermanfaat, mohon maaf kurang lebihnya, terima kasih,
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar