Skip to main content

4 Metode Alternatif Agar Cepat Hamil

4 Metode Alternatif Agar Cepat Hamil
4 Metode Alternatif Agar Cepat Hamil - bagi pasangan yang telah berusaha lama untuk memperoleh keturunan, segala upaya pasti akan ditempuh mulai dari konsultasi kepada dokter, mengkonsumsi obat, mengatur pola makan, melakukan pengobatan tradisional, sampai rajin mengkonsumsi makanan tertentu, dibawah ini adalah beberapa metode alternatif agar cepat hamil :

4 Metode Alternatif Agar Cepat Hamil:

1. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection)
Metode ini dilakukan dengan cara memasukan sebuah sel spe**a langsung ke sel telur, metode ini telah diterapkan untuk meningkatkan kesuburan tidak hanya pada pria yang memproduksi spe**a berkualitas rendah, tetapi juga pada pria yang tidak dapat menghasilkan spe**a sama sekali karena adanya hambatan atau kelainan pada testisnya.

Teknik pengambilan spe**a dengan melakukan biopsi jaringan testis dari pasangan pria ini dikenal dengan Testicular Sperm Aspiration (TESA), dan Testicular Sperm Extraction (TESE).

Spe**a yang diambil kemudian digunakan untuk membuahi sel telur melalu prosedur ICSI untuk memperoleh tingkat keberhasilan pembuahan sel telur yang lebih baik melalui program bayi tabung (IVF), kelebihan metode ini adalah sel spe**a yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur.

2. IVF (In Vitro Fertilization)
Metode ini telah di uji pertama kali di Inggris pada tahun 1978, kini IVF telah menjadi anugrah bagi pasangan suami istri di seluruh dunia yang telah lama berada di bawah trauma fisik dan mental infertilitas, IVF adalah sebuah proses pembuahan yang terjadi diluar rahim.

Cara kerja dalam metode ini adalah pengambilan sel telur wanita yang sebelumnya disuntik dengan obat kesuburan, kemudian sel telur digabungkan dengan spe**a dan di transfer kembali ke rahim wanita untuk implantasi, metode ini juga dikenal dengan prosedur bayi tabung, namun prosedur ini juga tak lepas dari kegagalan.

Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan untuk IVF adalah :
  1. Usia
  2. Kualitas spe**a dan sel telur
  3. Kegagalan dalam mengumpulkan telur
  4. Kegagalan dalam implantasi embrio
3. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer)
Metode ini dikenalkan pada tahun 1984, metode ini dilakukan dengan cara mengambil sel telur dari indung telur wanita dan dipertemukan dengan spe**a pria yang sudah dicuci bersih.

Kemudian dimasukkan kedalam tuba fallopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut dengan menggunakan alat laporoscope, sehingga diharapkan dapat terjadi pembuahan dan kehamilan, metode ini dikenal dengan operasi laparoskopik.

Teknik ini menggunakan by pass fungsi tuba fallopi untuk mengangkat sel telur, teknik ini akan menghasilkan proses pembuatan bayi tabung secara lebih alamiah bila dibandingkan dengan teknik IVF, embrio yang diletakkan langsung dalam tuba fallopi akan berkembang dalam lingkunagn dan keamanan yang alamiah.

Teknik ini dapat digunakan sebagai alternatif selain teknik IVF, sebagai akibat dari infertilitas sel spe**a, akan tetapi teknik ini tetap tidak direkomendasikan jika alasannya adala kasus infertilitas, indikasi utama untuk penggunaan teknik GIFT adalah untuk pasien yang memiliki masalah pada non tubal muda dengan analisis semen yang normal.

Kelemahan antara GIFT dengan IVF adalah kekurangan informasi mengenai fertilasi dan kualitas embrio serta pemindahan sel telur yang tidak fertil dibandingkan dengan embrio yang terpilih.

4. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer)
Metode ini merupakan kombinasi dari IVF dan GIFT, yaitu dengan memindahkan sel telur (zigote), yang telah dibuahi diluar tubuhnya, kemudian dimasukkan kembali ke tuba fallopi dengan cara operasi laparoskopik.

Persyaratan khusus untuk melakukan ZIFT :
  1. Memiliki masalah dengan ovulasi
  2. Pihak pria memiliki jumlah sel spe**a sedikit
  3. Tidak hamil, meskupun sudah menikah selama satu tahun
  4. Memiliki lima atau lebih siklus intrauterine insemination yang gagal
  5. Tuba fallopi tidak terhalang dan tidak terluka
Waktu yang diperlukan untuk proses ZIFT antara 4-6 minggu atau lebih dari satu kali siklus.

Prosedur ZIFT :
  1. Pemberian hormon untuk menstimulasi sel telur
  2. Setelah sel telur dewasa akan dipindahkan
  3. Pembuahan sel telur oleh sel spe**a
  4. Setelah satu hari, sel telur yang sudah dibuahi akan siap untuk melakukan proses pemisahan diri, dalam tahap ini embrio akan berubah menjadi zigot
  5. Sebanyak 1 - 4 zigot akan diletakkan dalam tuba fallopi anda
  6. Anda akan dites untuk implantasi dan kehamilan dalam beberapa hari kedepan
Kelemahan dan kelebihan ZIFT:

Kelebihan
Kelebihan metode ZIFT dapat memastikan langsung tingkat keberhasilannya, hal ini karena selama proses ZIFT, sel telur anda akan dilihat berhasil atau didaknya pembuahan yang dilakukan oleh si sel spe**a dalam laboratorium, lain lagi dengan metode GIFT yang hanya meleburkan sel spe**a dan sel telur lalu diletakkan langsung kedalam tuba fallopi sebelum sel telur dan spe**a tersebut menjadi sebuah zigot.

Teknik ZIFT juga akan menempatkan zigot yang aktif langsung di dalam tuba fallopi, beberapa pasangan merasakan bahwa cara ini lebih alamiah dalam mendapatkan kehamilan.

Kelemahan
Perlunya dilakukan dua kali operasi bedah secara terpisah yaitu satu untuk memindahkan sel telur dan satu lagi untuk memasukkan zigot kedalam tuba fallopi.

Demikian beberapa metode alternatif agar cepat hamil, bagikan jika bermanfaat dan semoga artikel ini dapat menambah informasi anda semua, terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar