Skip to main content

Mengenal Perbedaan Ideologi Terbuka dan Tertutup

Perbedaan Ideologi Terbuka dan Tertutup
Mengenal Perbedaan Ideologi Terbuka dan Tertutup - Akhir-akhir ini kerap sekali terdengar perdebatan mengenai ideologi, ada yang berpaham ideologi terbuka dan ada pula yang berpahamkan ideologi tertutup. Jika kedua ideologi ini bertemu, tak jarang mereka saling berdebat dan akhirnya menjadi sebuah konflik yang berkepanjangan. Tapi, tahukah kamu perbedaan dari ideologi terbuka dan tertutup sehingga kerap menjadi bahan perdebatan panjang antara kedua belah pihak dengan menggunakan beberapa alasan rasional menurut mereka masing-masing. Artikel kali ini, kami akan membahas mengenai beberapa perbedaan dari kedua ideologi tersebut. Sehingga kamu lebih memahami permasalahan yang terjadi bila dihadapkan pada debat kedua ideologi tersebut.

Perbedaan Ideologi Terbuka dan Tertutup:

Berikut beberapa perbedaan antara ideologi terbuka dengan ideologi tertutup yang terlihat dari beberapa poin tertentu. Pertama sekali kita akan membahas mengenai ideologi terbuka, diantaranya adalah:
  1. Menurut pengertiannya sebuah ideologi terbuka merupakan ideologi yang tidak mutlak dan bisa berkembang secara terus menerus. 
  2. Ideologi terbuka merupakan sebuah kekayaan rohani maupun kekayaan moral serta budaya dari sebuah masyarakat. Ideologi terbuka ini merupakan sebuah kesepakatan bersama antara masyarakat.
  3. Ideologi terbuka ini ditemukan dan diciptakan oleh masyarakat alih-alih negara. Dan ideologi ini adalah milik masyarakat dan terdapat dalam setiap inchi kehidupan masyarakat.
  4. Isinya yang bersifat tidak operasional memungkinkan generasi selanjutnya untuk mampu menggali falsafah masyarakat dan mengimplementasikan pada situasi dan kondisi sesuai dengan generasi tersebut.
  5. Selalu menginspirasi masyarakat untuk bertanggung jawab alih-alih membatasi akan ruang gerak atau kebebasan dari tanggung jawab masyarakat.
  6. Ideologi terbuka ini menghargai perbedaan atau pluralitas sehingga mampu diterima oleh masyarakat manapun dari budaya manapun dan agama apapun. 
Sedangkan ideologi tertutup merupakan kebalikan dari ideologi terbuka. Berikut akan kami bahas mengenai ideologi tertutup, yaitu:
  1. Dari pengertiannya ideologi tertutup merupakan sebuah ideologi yang sifatnya adalah mutlak. 
  2. Ditemukan oleh sekelompok tertentu yang memiliki sebuah cita-cita untuk merubah tatanan kehidupan masyarakat sesuai dengan ideologi mereka.
  3. Lebih bersifat memaksakan ideologi mereka masuk dalam tatanan kehidupan masyarakat, terlebih bila kelompok tersebut menguasai sebuah negara atau daerah.
  4. Mencakup beberapa bidang kehidupan yang dirasa mampu mengubah perilaku masyarakat seperti bidang informasi dan pendidikan.
  5. Tidak menggunakan istilah pluralism atau perbedaan serta hak asasi masyarakat serasa terbatasi.
  6. Ideologi tertutup lebih cenderung akan memaksakan masyarakat untuk tunduk dan patuh serta setia terhadap ideologi tersebut dan total dalam mempertahankannya. 
  7. Ideologi ini tidak hanya memiliki sebuah cita-cita namun lebih dari itu memiliki sebuah tuntutan yang konkret akan bersifat keras, total serta mutlak. 
Kesimpulan:

Ideologi Terbuka Ideologi Tertutup
Nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat
Nilai dan cita-citanya digali dari kekayaan rohani, moral dan budaya masyarakat sendiri Merupakan cita-cita suatu kelompok orang yang mendasari suatu program untuk merubah dan membaharui masyarakat
Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat Dibenarkan atas nama ideologi masyarakat harus berkorban
Milik seluruh rakyat, sekaligus sebagai kepribadian masyarakat Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku
Isinya tidak operasional, menjadi operasional bila diwujudkan dalam konstitusi dan peraturan perundang-undangan Bukan berupa nilai-nilai dan cita-cita
Bersifat dinamis dan reformis Terdiri atas tuntutan konkrit dan operasional yang diajukan secara mutlak

Adanya ketaatan yang mutlak bahkan kadang dengan menggunakan kekuatan dan kekerasan

Demikianlah beberapa perbedaan ideologi terbuka dan tertutup yang bisa kita pahami. Ada baiknya kita untuk selalu berpikiran terbuka namun tetap pada aturan dan norma yang menjadi cirri dan jati diri kita, sekian tulisan ini, semoga dapat bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar